Laboratorium Fisika Dan Instrumentasi
Universitas Kristen Maranatha, Bandung

Prosedur Praktikum

1. Praktikan akan diuji dengan tes lisan berkisar tujuan dan langkah percobaan yang akan dilakukan.

2 Jika dapat menjawab dengan baik, maka akan diberi tes awal tertulis selama 10 menit (bobot 30%).

3.Jika tidak data menjawab, maka akan diminta keluar dari laboratorium untuk belajar dan mempersiapkan diri kembali. Setelah 10 menit akan dipanggil dan diuji tes lisan kembali. Dengan demikian kesempatan mengikuti tes awal menjadi hilang dan Nilai Tes Awal=0.

4.Jika ternyata tidak mampu menjawab, maka tidak diizinkan mengikuti praktikum (Nilai praktikum=0), sedangkan jika mampu menjawab, maka diberikan izin untuk mengikuti praktikum.

5. Praktikan harus mengisi tanda bukti peminjaman alat, lalu menyerahkan kepada asisten.

6. Praktikan wajib mencek kondisi alat dalam keadaan baik di depan asisten. Jika ada yang rusak dan meragukan segera lapor, sehingga akan menghindari kewajiban mengganti alat yang rusak.

7. Praktikan lalu melakukan percobaan sesuai dengan petunjuk praktikum secara mandiri. Asisten hanya bertugas mengarahkan saja (sebagai fasilitator dan penguji saja).

8. Jika semua percobaan data telah selesai, laporkan kepada asisten dan akan diuji tes akhir mengenai percobaan yang telah dilakukan (dapat berbentuk lisan atau tulisan). Bobot tes akhir 70%.

 

No Responses to “Prosedur Praktikum”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: